Skip to main content

PUISI EMBARA

PUISI EMBARA
Puisi embra. pantaslah kau lanjut berkelana namun manakala kau terlupa dan merajalela itulah alasan-Nya memanggilmu pulang segera ke terminal pamungkas kau diantar amal, keluarga, harta dua pengantar pulang ke rumahmu. salah satu penggalan bait puisinya.

Apa maksud dan arti dari kata embara seperti pada judul puisinya, untuk lebih jelas dan selengkapnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini, agar mengerti dengan kosakata kata embra seperti pada judul puisi ini.


PUISI EMBARA
Karya: Sang Mahadewa Cinta

Sungguh kaulah manusia ternekat di dunia
mengembara sejauh alam rahim hingga jagad fana
sendirian, tanpa busana, tanpa bekal apa-apa
sangumu semata lengking asa dan air mata
dan tubuh mungilmu yang pasrah tak berdaya
mutlak tergantung pada dada bidadari bernama Ibunda
tempat s’mua nafkah lahir batinmu disaji penuh cintanya
di mahasejuknya telaga kasih sayang-Nya

Alhamdulillah, kau akhirnya tiba jua
di alam terriuh bertabur tangis, tawa, ujicoba, dosa, pahala
ini bukan ujung safarimu yang sarat misteri dan tanda tanya
justru inilah titik termula-mula
di depan sana mengadang rimba bahagia dan sengsara
belantara sukacita serta malapetaka
samudra laba maupun lautan celaka
semua itulah Kawah Candradimuka

Tawaf ritual planet-planet menambah usiamu berlipat ganda
namun jatah umurmu justru s’makin langka
jika gunamu ada bagi hamba-Nya, pantaslah kau lanjut berkelana
namun manakala kau terlupa dan merajalela
itulah alasan-Nya memanggilmu pulang segera
ke terminal pamungkas kau diantar amal, keluarga, harta
dua pengantar pulang ke rumahmu, hanya amal yang terus kau bawa
s’bagai paspormu m’nuju surga atau neraka-Nya

Bumi Allah, 24 Mei 2015

Demikianlh puisi embara Karya dari Sang Mahadewa Cinta, baca juga puisi puisi yang kami update di blog ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.