Skip to main content

Puisi Di Balik Puisi Lantas Apa yang Tidak Puisi

Puisi Di Balik Puisi Lantas Apa yang Tidak Puisi
Puisi di balik puisi lantas apa yang tidak puisi. Menceritakan pesona keindahan raga/tubuh seorang gadis. Lekʋk lekʋk tubuh, di isyarat dalam puisi ini, keindahan yang nampak, saking menariknya semua bagian tubuhnya dapat di ceritakan dalam puisi. jadi dapat disimpulkan bahwa puisi ini mengagumi keindahan, lalu apa itu puis, puisi adalah rangkaian kata-kata yang terikat rima, irama, dan ritme.

Mungkin begitulah kira-kira inti dari cerita puisi ini. Dan untuk selengkapnya agar lebih jelas. silahkan disimak saja biar ngga penasaran, berikut ini puisinya.

PUISI DI BALIK PUISI LANTAS APA YANG TIDAK PUISI

Ayu wajahmu puisi
mancung hidungmu puisi
indah matamu puisi
merah bibirmu puisi

selalu bernyanyi
selalu tergʌmbar jelas

lekuk b0dymu puisi
lentik jemarimu puisi
bahkan tonjolan dʌdamu puisi
tindikan pusʌrmu puisi

deretan makna
sesaji penuh pesona

tapi saat ku jumpa tapak kakimu
jejakmu menghilang
injakan pasir mengaburkan arti sebenarnya
tak ada sentuhannya
kanvaskanvas penuh coretan
tak terpenuhi rasa
hanya jiwajiwa kosong
lidʌhlidʌh hambar
hanya berkelakar
cinta dan rindu
bertemu dengan gincu
tanpa setʋbʋh
sekatnya terlalu tebal

merontalah dibalik bebal
perayu ulung
termenung
mengawasi tapi hanya mematung
sambil berfikir dan merenung
lantas apa yang tidak puisi
bertanya pada sunyi
pada riuh diskusi
pada ruh yang penasaran
samarsamar ditelan terang dan kegelapan

Fredi FA
Jkt. 100515
1800.


PUISI DI ATAS PUISI

Ku coba sadur halusinasi
diatas skripsi fiksi

tak ada awal...tak ada ahir..
tak ada ujung..tak ada pangkal..

aku adalah tentang simbolik
di antara dogma dogma rahang pelik..yang selalu menyamun dalam otak kiriku..

puisi di atas puisi..
bagai abrasi dalam denah hatiku yang masih ber spasi

(surabaya26042015)

Demikianlah puisi di balik puisi lantas apa yang tidak puisi. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.