Skip to main content

Puisi Tentang Nasib

Puisi Tentang Nasib
Puisi tentang nasib Pengertian nasib adalah hal yang terjadi yang bukan hasil pemikiran manusia dan tidak dapat dicegah oleh daya upaya manusia. Kata seperti bagi nasib ialah kismat, suratan serta juga tuah. Nasib merupakan sesuatu yang tidak menentu. jadi mungkin itulah kenapa terkadang kita merenungi nasib.

Nasib merupakan sesuatu hal yang sudah ditentukan oleh Tuhan pada diri seseorang,nasib biasa juga diartikan takdiri. Berkaitan dengan kata tentang nasib, dibawah ini tiga puisi tentang nasib, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi nasib bunga
  2. Puisi nasib
  3. Puisi nasibmu nasibku
Salah satu penggalan bait dariketiga puisi tentang nasib tersebut. "Sang kumbang Jangan kau hampiri harumnya saja habis manis sepah di buang Pintaku jadilah kawan tiada sedia Lari ke pantai jauh kulangkahi". Selengkapnya dari bait ini,disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI NASIB BUNGA
Oleh: Bunda Ashofi

Sebatas mata ini memandang
Warna elok bunga mekar ku pandang
Berkerumun kumbang menghampirinya datang
Ingin mendekat dan menghisap sarinya si kembang

Bau harum semerbak menyengat
Bagai penawar tali pengikat
Biarkanlah mekar dengan eloknya
Kuntummu esok banyak yang menantinya

Wahai sang kumbang
Jangan kau hampiri harumnya saja
Habis manis sepah di buang
Namun,
Pintaku jadilah kumbang yang kesatria
Jadikanlah bungabunga bernasib mulia


Puisi Nasib
Oleh: Mey Farren

Saat jemu melingkari hari
Siang malam pasti
Gelak tawa dendang terdengar sumbang
Ingin mengadu lara senyap ku jumpa
Berbagi kawan tiada sedia
Lari ke pantai jauh ku langkah
Teriak ku sesak di dada
Sepinya jangkrik pun sakit gigi
Ilalang pun tak mau bergoyang

Sby.2015


Puisi Nasibmu Nasibku
Penyair Kecil

Nasib yang mengampuni
Diri berteduh dengan seikat janji
Nasib yang terkadang tak pasti
Kadang datang lalu pergi

Melupakan kesal yang merayu
Tersudut merah di benang cakrawala
Menyisir tepi jalan, kita bersama bertemu dalam
ruang yang mengancam angan
Kisah pengacau negeri

Nasibmu nasibku
Bukan telah mati atau telah terkubur hidup lalu ada lagi
Ini kisah kita berdua
Mengadu nasib di selaksa harta, menderita di relung yang tetapa lama

Sungguh aku menderita dalam ruang kaca
Melihat tanpa merasakan cinta

Jakarta 1 Mei 2015.
-------------

Demikianlah puisi tentang nasib. baca juga puisi puisi yang lain yang ada di blog ini, semoga puisi nasib diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.