Skip to main content

Puisi Berhenti Sejenak

Puisi Berhenti Sejenak
Puisi berhenti sejenak. Berhenti sejenak artinya dalam keadaan beristrhat sesaat dari aktivitas, sebagaimana kata berhenti berarti tidak bergerak dalam hal ini, tentang berjalan, bekerja, dan sebagainya. lagi; tidak meneruskan lagi; mandek. kata berhenti berasal dari kata dasar henti.

Kata berhenti adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Berhenti memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga berhenti dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Berkaitan tentang kata berhenti, dus puisi di kesempatan ini, berju berhenti, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi berhenti sejenak
  2. Puisi berhenti
Salah satu penggalan bait dari kedua puisi tersebut. "Panas yang menyengat, lahir keringat. Membentuk pulau pulau aneh pada kain penghalang raga kuyub,berhenti, sejenak,namun jejak sang surya, bersama gelombang sadarkan aku Tak mungkin bintang yang tinggi memeluk pasir". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI BERHENTI SEJENAK

Kuhempaskan raga pada kursi lapuk
Kunikmati rasa keberadaan,dari jekal perjengkal
Dengan, satu tujuan aku ingin berhenti sejenak

Panas yang menyengat, lahir keringat
Membentuk pulau pulau aneh pada kain penghalang raga
kuyub, tak tertahankan,lahirkan kecut asam keringat

Sejenak aku berhenti
Namun, Jejak jejak sang surya
Yang melahap dan menghantam sedari tadi
Masih menyisakan aroma aroma gerah

Dalam pemberhentian
Ketika Sapuan udara menghempas
Naluri rasa mengurai satu isyrat kata, Haus
Dahaga mengepul, kerongkongan kering menanti siraman air

Anderline.
BLPN 300315


Puisi Berhenti

Sudahlah...aku sudah lelah
Pergilah pergi jangan kembali
Cinta ini sudah karam
Biarkan kukubur dalam-dalam

Cintamu yang pernah singgah tak ada lagi
Sudah hilang ditelan benci
Hati ini sudah kukunci
Tiada tempat yang bisa kau isi lagi

Aku berhenti!
Badai yang datang bersama gelombang sadarkan aku
Tak mungkin bintang yang tinggi memeluk pasir

-Efhan Ardy-
Bengkulu 2015


Demikianlah puisi berhenti sejenak. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.