Skip to main content

Puisi Aku Bukan Peratap Luka | Puisi Cinta Sedih

Puisi Aku Bukan Peratap Luka | Puisi Cinta Sedih
Puisi aku bukan peratap luka. Pengertian luka adalah terputusnya kontinʋitas atau hubungan anʌtomis jaringan sebagai efek dari rʋda paksa. Luka mampu dikenal sebagai luka yang sengaja dibuat untuk tujuan tertentu, seperti luka insisi pada opᥱrasi atau luka dampak trauma seperti luka dampak insidᥱn.

Didalam puisi ada beberapa puisi luka yang kita kenal seperti, puisi luka patah hati karena cinta bertepuk sebelah tangan, puisi luka sakit hati dan kecewa karena cinta, puisi luka karena di bohongi dan luka karena keihklasan hati.

Dan berkaitan dengan kata kata tentang luka di bawah ini beberapa puisi luka, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi aku bukan peratap luka
  2. Puisi aku bukan balon
  3. Puisi lukaku
Salah satu penggalan baitnya dari ketika puisi tersebut. "Tikam aku dari belakang Tulus cinta yang kau suguhkan Tak pernah kau hargai Apa itu yang di sebut cinta. Aku bahagia. Meski harus kutelan sekeping demi sekeping luka. Aku memujanya". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

Puisi Aku Bukan Peratap Luka

Siapa dirimu?
Mengaku memujaku
Bilang cinta juga sayang
persetan dengan semua itu

Selalu kau tikam aku dari belakang
Tulus cinta yang kau suguhkan
Tak pernah kau hargai
Apa itu yang di sebut cinta?

Mungkin hati kini merejam luka
Tercabik dusta cinta kᥱpʌrat
Tapi aku takan mati di depanmu
Bahkan kau takan lihat air mata mnetes dari mata ini
Wahai pendusta biʌdab....

Kan ku buktikan padamu
Bahagia pasti kan kurengkuh
Walau tanpamu di hidupku
Karna aku bukan peratap luka.

~SyaDa~
03jan15


Puisi Aku Bukan Balon

Kasih....
Begitu rendahkah aku di matamu?
Selalu kau permainkanku
Tanpa kau perduli hatiku terluka

Kau datang saat kau butuh
Dan kau pergi kapan kau mau

Aku bukan balon
Yang bisa kau mainkan sesuka hati

Bila kau anggap aku balon
Maka lepaskanlah aku
Tanpa harus kau tangisi

Karna hanya anak kecil cengeng dan manja
Yang mnangisi mainannya yang telah hilang

Selamat tinggal kasih...
Moga kau puas
Dengan apa yang kau lakukan

Jangan tangisi pergiku
Karna kutak sanggup bertahan
Bila kau tak hargai pengorbananku

Cukup sudah hati kau sakiti
Puas sudah ku balut pilu
Kini kisah kita brakhir...

~syaDa291214~


PUISI LUKAKU

Langit masih enggan menyapaku.
Saat tirani luka masih menggema.
Mengapa masih ada tanya.
Sebesar apa cintaku padanya.
Ingin kumusnahkan segalanya yang pernah ada.

Namun tidak...
Seperih apapun luka menjelma.
Mungkin lebih baik menikmatinya.
Gugurnya asa dan harapan.
Saat cinta tinggal cerita.
Ku ingin meniti bayang.
Meski semu berkepanjangan.

Senikmat inilah luka yang harus kurasakan.
Menahan rintih dan juga pedih.
Meski tersenyum dalam badai lukaku.
Aku tak akan pergi.
Aku tak akan melupakan bayangan rinduku.

Biar kunikmati lukaku.
Biar kunikmati rintihku.
Aku bahagia...
Meski harus kutelan sekeping demi sekeping luka.
Aku memujanya.
Meski kutahu tiada masa untuk bersamanya
---------------


Demikianlah puisi aku bukan peratap luka. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi luka di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.