Skip to main content

Kumpulan Puisi Taubat

Kumpulan Puisi Taubat
Kumpulan puisi taubat. Taubat menurut Agama islam adalah kembali taat kepada Allah s.w.t serta menyesal dengan bersungguh- sungguh terhadap dosa yang telah dilakukan tau di perbuat dan memohon ampunan kepada Allah.

Bertaubat kepada Allah hendaklah dilakukan dengan bersungguh- sungguh dengan hati yang ikhlas sebab taubat tanpa keikhlasan tidak mendatangkan apa- apa terhadap kita. Taubat yang terbaik adalah taubat yang penuh penyesalan, keinsafan dan rasa rendah diri kepada Allah s.w.t.

Dan menganai tentang puisi, puisi islami atau puisi religi kali ini adalah puisi tentang taubat, atau kumpulan puisi dengan kata taubat. jika pembaca mencari puisi taubat mungkin empat puisi taubat yang di update ini jawabannya.

Kumpulan puisi tentang kata Taubat

Taubat, seperti judul diatas satu dari dua puisi religi padakesempatan ini adapun masing masing judulnya antara lain.
  • Puisi taubat
  • Puisi tanah suci
  • Puisi taubat II
  • Puisi pintu taubat
Salah satu penggalan baitnya. " Hati dan jiwa gelap tanpa cahaya Diri begitu hina Sombong angkuh serta biadab Yang selalu ada dalam jiwa Kini diri bersimpuh memohon taubat Tuhan". Selengkapnya dari bait ini, dismak saja puisinya berikut ini.


PUISI TAUBAT
Oleh: Fatmah Nisah/subang

Hidup bergelimang noda dan dosa
Jalan hitam selalu ditempuh
Maksiat dilakukan dengan tenang tanpa takut akan adzab,,

Hati dan jiwa gelap tanpa cahaya
Diri begitu hina,,
Sombong angkuh serta biadab
Yang selalu ada dalam jiwa,,

Kini diri bersimpuh memohon ampunan Mu
Tuhan,,
Masihkah ada ampunan tuk diri yang hina

Tuhan ,
Kini ku bersimpuh memohon ampunan Mu
Atas segala salah dan dosa ku
Meratap pilu teringat akan dosa
Merintih menghiba memohon maaf dari Mu

Ya Illahi Rabbi
Terangilah hati dan jiwa ini
Tuntun Jalan ku dan berilah petunjuk Mu

Kini ku rindu kembali kepada Engkau
Dengan harap mendapat seberkas cahaya dalam jiwa
Tuk diri yang selalu terlena akan indahnya dunia yang penuh dengan kepalsuan,,


PUISI TANAH SUCI
Oleh :siamir marulafau

tanah tersemai di Arasy-Nya, Allah
tersurat di lubuk setiap insan
islam membahana dalam jiwa
sepanjang nafas mendengung
kaabah menantikan...
kedatangan hamba tersurat di penantian
Allahu Akbar...
di kala dikau bersujud
pintamu pada-Ku terlukis dalam asma-Ku
nerakamu terhindar...
surgamu bertingkat
Moga2 Allah bermanfaat paring barokah
amiin

sm/30/12/2012@siamir


PUISI TAUBAT
Oleh: ENDANG A

Adakah tempat menepi?
untuk mengistirahatkan sebuah noda
yang terlalu lama bersarang dalam sanubari
menimbulkan banyak pertikaian dan jarak di antaranya.

Terakhir aku memeriksa catatan
letih diri mengupas waktu
bersama birama kekosongan
meraba jalan piatu.

Menemukan-Mu pada napas ramadan
saat rupa sempoyongan
dan alamat yang terlupakan
lalu tumbang, tepat di rumah kesucian.

Esoknya jejak mulai menata hari
sebab daya hayalku tak mampu menatap perigi
akan sebuah masa lalu
penuh dengan sembilu.


Puisi Pintu Taubat
Oleh: Sihal Amuy

Senja sudah gelap
Aku duduk sendiri di kamar sepi
Melihat kembali kebelakang
Ada jejak-jejakku yang belum terhapus

Mungkin aku butuh waktu
Menghapus jejak itu
Karena beling yang melukai telapak kakiku
Terlalu tajam, hingga menggores luka terlalu dalam

Aku yang pernah dikerumuni wangian bunga-bunga indah
Seakan aku adalah raja
Seorang penguasa Jagat Raya
Menggenggam dunia dengan lumuran dosa

Aku terjatuh
Bunga yang kupuja pergi berlalu
Meniggalkanku yang letih
Ada uang abang sayang, tak ada uang abang ditendang

Kini aku terikat dalam lingkaran penyesalan
Berusaha untuk keluar
Meninggal jejak-jejak buram
Mencari kedamaian dengan nyanyian-nyanyian atas nama Tuhan

Aku menengadah
Memangkul butiran doa
Berharap Tuhan
Masih membuka pintu taubatku.


Demikianlah kumpulan puisi taubat. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi religi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.