Skip to main content

Puisi Tentang Sendiri | Puisi Kesendirian

Puisi Tentang Sendiri | Puisi Kesendirian
Puisi tentang sendiri Pengertian sendiri adalah ketika saat dalam kesendirian tidak dengan orang lain, terpisah dari yang lain. Kata sendiri merupakan sebuah homonim sebab arti-artinya mempunyai ejaan serta pelafalan yg sama tetapi maknanya tidak selaras.

Kata sendiri mempunyai arti dalam kelas kata sifat atau adjektiva sehingga sendiri bisa mengganti kata benda atau kata ganti, umumnya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik dan nomina atau kata benda sehingga sendiri bisa menyatakan nama asal seorang, tempat, atau semua benda serta segala yg dibendakan.

Tiga Puisi Bertema Sendiri

Berkaitan dengan kata tentang sendiri di bawah ini, beberapa puisi bertema tentang sendiri adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi sendiri
  2. Puisi aku sendiri
  3. Puisi sendiri II
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tentang sendiri tersebut. "Sebatang kara di tengah lautan Tak ada rumah untuk pulang Tak ada saudara untuk dijenguk Sepi laksana taburi jutaan hari Yang jam menghitungnya dalam detik menit meniti, Pohon-pohon rela untuk tumbang, Tak ada yang bernaung di bawahnya". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisi sendiri berikut ini

PUISI AKU SENDIRI

Malam hantarkan kesunyian
Pada rembulan yang memeluk kabut awan
Hitam dalam ketukan keheningan
Pada daun langit yang mega tutupi bintang menawan
Ada kesah terselubung di rawan

Hati bercʋmbu dalam desah kesenyapan
Yang angin desaukan ranting dedaunan
Pada pintu kalbu yang tengah dalam rintihan

Jalanan itu memanggilku kembali
Pada langkah yang tersurut di jajak tapaki
Aku berhenti di persimpangan dalam elegi

Sepi laksana taburi jutaan hari
Yang jam menghitungnya dalam detik menit meniti
Kebisuan yang di lalui sungguh menyakiti

Aku dalam perihnya luka hindari
pandangan jalan yang ku telusuri
Serakan duri duri dalam remangnya pelita hati
Aku membuang mimpi dalam helaan nafas berlari
Hany
HONY
231114 SKB/PLB/WRK


Puisi Sendiri

Kini hidup sendiri
Sebatang kara di tengah lautan
Tak ada rumah untuk pulang
Tak ada saudara untuk dijenguk
Terombang-ambing ombak dan angin

Tak tau harus ke mana
Sejauh mata memandang
Yang nampak hanya kebisuan
Tak ada tanda kesendirian akan berakhir
Matahari, bulan, dan bintang enggan menemani
Kini sendirian, entah kapan datangnya sahabat
Untuk mengisi hidup dengan canda tawa

Tahun demi tahun berlalu
Tetap tak ada perubahan
Langit seolah hendak runtuh
Karna tak ada lagi yang menopang
Pohon-pohon rela untuk tumbang
Tak ada yang bernaung di bawahnya
Aku pun tak mau hidup lagi..


Puisi Sendiri
Karya : Penyair Kecil

Sendiri
Datang muncul lagi, sepi
Tidak lagi menyudahi, tapi
Serasa lama aku lupa
Aku sendiri dalam duka

Hari berlari hingga menyurat malam
Masa lampau yang muram
Laksana jiwaku yang mati
Dalam sendiri, aku tersayat peri

Tegal, 26 Agustus 2015.

Demikianlah puisi tentang sendiri. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi sendiri di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.