Skip to main content

Kumpulan Puisi Tentang Negeriku Indonesia

Kumpulan Puisi Tentang Negeriku Indonesia

Kumpulan puisi tentang negeriku Indonesia. Puisi tentang indonesia ku. Indonesia merupakan negeri dengan sejuta estetika, dari sabang sampai marauke hal inilah tema puisi untuk negeri indonesia.

Indonesia penuh dengan sejuta cerita tentang budaya . Indonesia negeri ragam bahasa, dan adat istiadat, Indonesia didiami pulau-pulau yang indah, itulah sebagain tentang indahnya negeriku, negeri indonesia.

Indonesia negeri yg sangat kaya serta sangat berpotensi, dari sumber daya alam maupun budayanya. Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar yang ada di dunia.

Indonesia memiliki banyak kekayaan alam yang sangat luar biasa, yakni hutan yg sangat luas serta memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, itulah tentang alam negeriku dan pengertian indahnya negeriku, seperti yang diceritakan puisi indonesia atau puisi untuk negeri indonesia

Berkaitan dengan kata kata tentang negeriku di bawah ini kumpulan puisi tentang negeriku indonesia atau puisi untuk negeri, aneka macam puisi peristiwa dalam negeri tersaji di dalam satu halaman puisi untuk indonesia atau puisi untuk negeri, delapan belas puisi menceritakan tentang kisah negeriku tercinta.


Kumpulan puisi tentang negeriku indonesia

Kumpulan puisi negeri ini berisikan tentang kejadian, atau peristiwa yang terjadi dalam negeri indonesia. Salah satu penggalan baitnya. "kasak kusuk negeriku politik pasrah Terima dengan lapang dada Keputusan telah di ketuk Terpesona mata memandangnya. Menghantar kagum pada sosok Bangkit Indonesia yang tak maju maju". Selengkapnya disimak saja kumpulan puisi negeriku indonesia atau puisi untuk negeri berikut ini.


Puisi Anak jalanan
Puisi untuk anak negeri, Oleh: NN

Kami berjuang untuk bisa makan.
Melintasi setiap jalan perkotaan.
Membawa bekal kepercayaan.
Dengan sebuah harapan.

Kami tidak peduli dengan dosa.
Bahkan juga dengan pahala.
Yg paling penting mencari nafka.
Untuk kehidupan yg baik didunia.

Kekuatan yg membawa kami.
Bisa bertahan di dunia ini.
Walau ada banyak rintangan yg mengelilingi.
Hari demi hari kami.

Ketegaran ada kunci utama.
Dari kehidupan di dunia.
Dan orang tua.
Adalah penyemangat saya.


Puisi Bangkit Indonesia
Puisi untuk indonesia, Oleh: Elsadinty

jalani hidup penuh juang
tatap masa depan cerah penuh harapan
jangan biarkan kesalahan buat keputusaan
belajar dri pengalaman bangsa
jangan terusik oleh kesukaran
hadapilah sebagai tantangan

berdayakan dirimu oleh keberanin
pelajarilah hal baru dalam hidup
buat bumi indonesia bersinar
kekuatan dalam satu hti

memandu puncak kejayaan
Bangkitlah indonesia!!!!


PUISI BBM NAIK TINGGI
Puisi kritik untuk Indonesia, Oleh: SYDA

Masih ingatkah
Lagu sang lgendaris
Dengan petikan syair
BBM naik tinggi susu tak terbeli

Sungguh masih membuming lagu itu
Dengan keadaan saat ini
Sungguh prihatin dan menyedihkan

Rakyat di telan bulat bulat
Semntara para petinggi makin sukses jadi konglomerat
Rakyat tersesat
Di makan tipu muslihat para pejabat

Koar koar mengucap janji
Tapi kini rakyat hanya gigit jari
Tercekik di himpitan ekonomi
Di manakah nuranimu wahai bapak yang berdasi

Tidakkah engkau pikir pendritaan kami...
Haruskah kami pasrah dan menunggu mati.?
Tuan bagaimana nanti nasib anak cucu kami.?
Kian hari tercekik himpitan ekonomi

Kau selalu gembar gembor
Akan mengadakan perubahan pada sektor ekonomi
Tapi kami bagaimana bisa merubah ekonomi kami
Jika perkonomian selalu kau banting mati
Tuan....
Engkau yang berbudi pekerti
Bukankah engkau punya nurani.?

Tuan.....
Akankah engkau sudi
Menoleh iba kami.?

~191114~


PUISI LINDUNGILAH BANGSA KITA
Puisi untuk anak Indonesia, Oleh : Dery setiawan

Sepercik perbuatan kalian
Merusak kaum ilalang yang tenang
Kau sobekkan gaun cantik milik alam

Saatku pandang pada jalanan
Kau duduk manis depan kamar hitam
Menungggu para tuan anjing kelaparan
Ketika puncak ubunmu tergapai klimaks
Dayamu buas cengkramu meremas
Liang menghangat, pori - porimu memanas
Terbuang sudah.... Mengeluh puas

Itukah.... Anak yang lahir dari kemerdekaan. ?
Kau tak memikirkan masa depan
Kau tak mengingat masa lampau
Kau tak lebih dari sebuah botol yang tak berisi air..
Dimanakah perisai kemerdekaan kita ?


PUISI NUSA TETAP TERINDAH
Puisi untuk Indonesia

Seperti anak p3rawan, entah disarang penyamun
Wajahmu belum di kenal orang
Sejenak melirik keindahan terserak dan berantakan
Dari penggalan pesona NTT
Milik bumi pertiwi tercinta, Indonesia

Sejenak kaki melangkah landai dan bertapak
Menyaksikan bukit-bukit kecil penuh pesona
Di balik pulau, ada pulau nun jauh mejadi satu
Ramah,sederhana dan bersahaja
Sungguh jelita pesona ini

Pertiwi parasmu nan rupawan
Komodo mendunia mengharumkan indonesia
Semoga wae rebo dan kampung bena
Tetap terjaga selama lamanya
Sejenak singgah di bibir danau kelimutu
Sembari menikmati kopi bajawa dan ubi nua bosi yang khas

Nusa tetap terindah
Tak habis bercerita tantang indahmu seantero negeri
Romantisme, seromantis pantai nihiwatu
Pantai nembrana dan wayngapu kau nirwana tersembunyi
Manismu, semanis pantai lasiana
Semakin elok dengan lopo-lopo berderet
Taman laut pantar agar selalu indahmu dipandang mata

Kaki tak pasti kemana ia melangkah dan bertapak
Jangan tinggalkan langkah tanpa jejak yang bermakna
Ukirlah sejenak asal muasal diri
Di hutan nostalgia pulau alor yang indah nan damai
Biar badan sirna, namun nama tetap abadi selamanya
Nusa tetap terindah
Aku jatuh hati pada pesonamu.

Chirebon city 18,12,14


Puisi Generasi Penerus Bangsa
Puisi untuk anak negeri Indonesia, Oleh: Bung Tono

Kita melihat mereka...
Kita mengenal mereka...
Kita tau mereka...
Tetapi kenapa kita hanya diam..

Sampai kapan kita menutup mata...
Mereka bertindak yang bukan sewajarnya...
Mereka berlaku yg bukan seharusnya...
Mereka semakin tak terkendali...

Bahaya pun sudah tak mereka kenali...
Mereka adalah generasi...
Generasi penerus bangsa...
Namun apabila terus seperti ini apa yg akan terjadi...

Akankah mereka terselamatkan...
Atau justru mereka akan tenggelam...
Kini saatnya kita bertindak...
Kita rangkul mereka,kita tuntun mereka...
Kita bawa dan ajak mereka kepada kebenaran...

Agar mereka tak terjebak...
Terjebak dalam perilaku yg rusak...


PUISI BALON MAYAT
Puisi untuk negeri, Oleh : Adipati

Bakal calon mayat
Siap mati ditempat
Dubes asing tarik urat
Beri ancam untuk minggat

Negara ini berdaulat
Hargailah wahai sahabat
Bukan karena laknat
Kamipun tak ingin sekarat

Kenapa cuma bandar nʌrk*ba saja??!!
Bukankah korupsi sama jahatnya??!!

Tegas jangan pandang bulu
Tak perlu ragu-ragu
Jangan tunggu rayu-rayu
Sikat!!, sampai dia membisu

Jakarta,19012015


PUISI SEJARAH SEMANGAT
Puisi semangat anak negeri Indonesia, Oleh: NN

Dulu tanah air Indonesia,
dijajah para penjajah kᥱparat
Indonesia tak punya apa-apa
untuk berperang harus ada senjʌta
Indonesia tak punya apa-apa
bangsa Indonesia hanya punya semangat

Dengan semangat seluruh bangsa Indonesia bangkit
dengan semangat apapun bisa jadi senjʌta
dengan semangat semuanya bahu-membahu
dengan semangat yang tercerai-berai jadi menyatu
dengan semangat Indonesia jadi merdeka
dengan semangat para pejuang mempersembahkan ini negeri

warisan semangat mereka harus kita lanjutkan
dengan semangat kita bangun negeri ini
dengan semangat kita belajar,
dengan semangat kita bekerja, dan
dengan semangat kita beraktivitas
mempersembahkan yang terbaik untuk negeri

Mari semangati diri
dengan semangat kita pasti berhasil
seperti para pejuang dulu


PUISI TUAN GILA SETENGAH DEWA
Puisi Inonesia, Oleh : Adipati

Negri dalam darurat
Nʌrk*ba dan korupsi lekat menjerat
Pertiwi butuh orang nekat
Guna menumpas para penjahat

Anak bangsa telah dibunuh mimpinya
Hingga mereka terkapar tak berdaya
Mencoba mengucap do'a
Dibawah rapuhnya tiang bendera

Tuan gila setengah dewa
Angkat tinggi kerismu
Putuslah lingkaran hitam para setan
Agar terwujud kesejahteraan

Tetap lantang!!
Jangan kendur!!
Tetap tantang!!
Agar makmur!!

Jakarta,19012015


Puisi Untuk Sebuah Nama
Puisi untuk anak Indonesia, Oleh: Fredy Fa

Maha guru
Di sebilah samurai
Dan kanvas buram
Kuas-kuas tajam merajam

Kau aduk rasaku
Kau selami angkaraku
Dicongkel mataku
Dirobek jiwa di ujung rasa

Lihat ....Lihat disana!
Disela tidur nyenyakmu
Nyamuk-nyamuk menghisap darah mereka
Sedangkan engkau tidur diatas springbed dan berkelambu?

Dengar ... jerit mereka menyayat resah, susu kaleng ludes, beras meranggas, kopi tinggal ampasnya...
Dan kau di meja restoran cepat saji, nikmat mulutmu menari-nari
Dan kami berjejer buruh pabrik
Boro-boro tembang cinta
Menatap pengap kamar kontrakan saja sudah sesak

Keringat kami di peras di sulap menjadi barang elektro yang setiap hari kau dengarkan tembang melow
Otak kami di rampas untuk menggerakkan industri diantara keranda-keranda

Temanku hʌmil ..
Tapi tak bisa ber0bat
Dan kau bilang bert0bat
Teman kami sakit
Ijin satu hari saja
Lengkingnya menjerit
Setelah itu disunat gaji, dimaki-maki, diancam sana-sini.

PHK pilihan mati
Ukiran petimati
Airmata disaji-saji
Berkabung sepanjang masa

Tapi .... Tidak!
Untuk sebuah nama
Mari darah kita, tekad kita, Cita-cita kita
Sama ...

Kita harus makan seperti yang mereka makan
Kita harus minum seperti yang mereka minum
Bayi kita gemuk sehat
Bukan kurus kering cacat

Bersatu walau dibalik jeruji tertuju
Ayo Kawan!!!

Jkt. 20/01/15 1040.
Didedikasikan utk Sang Maestro Widji Tukul


PUISI KOPLAKERS
Puisi kritik untuk Indonesia, Oleh: NN

Oprtunis bergaya
Cicak lawan buaya
Menangislah sang Garuda
Tersapu buntut buaya

Simfoni daun kering
Sumbang terdengar nyaring
Terkapar Ibu Pertiwi
Tertancap busuknya taring

Para koplak mengadu ilmu
Menyebar janji emas bergincu
Saling hajar kancil dan harimau
Sang raja tertawa tergugu

Paduka berubah boneka
Aparat menjadi kᥱparat
Garuda menangis tersayat
Rakyat pun semakin melarat

Bekasi 230115


PUISI JANGAN MENANGIS NEGERIKU
Puisi negeri indonesia sedih, Oleh : Pena Usang Sang Penyair

Rintihmu terdengar menyayat
Kala anak bangsa menelan lara
Jeritmu menggema, merobek telinga
Ketika bumimu terkoyak

Apa yang harus kami perbuat ...?
Kami lemah, hanya mampu mendengar rintihan dan jeritanmu
Yang merobek hati kami

Apalah daya ...?
Suara kami tlah diabaikan
Rintihan kami tak pernah didengar

Maafkan kami, yang tak mampu menjagamu
Ampunkan kami, yang hanya mampu saksikan dzholimnya sang raja
Karena kami hanya kelakai kering tiada guna

Untukmu negeri, redam jeritmu
Agar tak merobek telinga kami
Jangan biarkan anak-anakmu meratapi deritamu
Tersenyumlah, agar anak bangsa tak lagi terbuang
Cukup kami meratap dalam tangis
Bukan mereka yang muda
Meskipun kami tahu siksa yang kau rasa

"Tersenyumlah Negeriku"

Jakarta : 28-01-2015


PUISI DEAR BAPAK PRESIDEN BARU
Puisi untuk presiden Indonesia, Oleh: NN

Tak ubah selaksa pernikahan
Agungnya sumpah terucapkan
Janji manis jangan dilupakan
Demi tujuan berkedaulatan

Di atas segala ialah kerakyatan
Bukan partai demi beroleh jabatan
Bukan pula kepentingan golongan
Dan juga kesenangan perorangan

Anak negeri rayakan syukuran
Doa hendak capai naiki Arsy-Nya
Harapan lima tahun kepemimpinan
Indonesia raya rakyat kian berjaya

Dear bapak presiden baru
Semoga cukup merasa haru
Yang rakyat pilih lewat pemilu
Semoga rakyat tak rasai pilu

SUMEDANG 20 OKTOBER 2014


Puisi Kawan Sang Petani
Puisi kritik sosial Indonesia, Oleh: Cemplon

Mereka punya anak untuk diberi..
Mereka punya istri untuk dinafkahi..
Mereka punya piring untuk diisi..
Mereka punya rumah reot untuk diperbaiki..

Ketika mereka yang diatas mencuri angka demi angka..
Melahap nasi putih berkilau bak mutiara..
Kami disini hanya duduk menunggu ibu..
Menyajikan ikan asin dan nasi lusuhmu..

Sambil sesekali aku mamandak bapak..
Matanya sayu seakan berdoa..
Semoga padiku panen dalam lahan sepetak..
Katanya . . . .

Namun setelah itu,
Alangkah anjing kau ibu..!!!
Kau malah memberikan padiku pada mereka..
Dan kembali dengan beras murahan penuh kutu..

Ibuku menangis..
Melihat ibu pertiwi yang tak sayang lagi dengan petani...
Kami yang menanam engkau yang makan...
Kami yang bekerja kami yang lapar...
Ibu pertiwi, tak lagi punya nurani...

*oleh : cemplon


PUISI PEMUDA UNTUK NEGERI
Puisi untuk negeri, Karya: B a d r u s

Aku ingin terbang ke langit luas
Bercengkrama dengan bulan
Memetik bintang gemintang di taman Tuhan, sembari
Melihat kelelawar yang mengendap ngendap di kebisingan malam

Aku ingin menyelam ke dasar laut
Menyaksikan sisa sisa ronta karang
Yang telah membusuk di daratan

Aku ingin berteriak di puncak gunung
Berharap elang mendengar
Akan kusampaikan
Cengkramlah pengintai bertopeng yang masuk ke wilayah mu kawan

Aku ingin menantang buasnya hutan
Berbincang pada pohon tinggi menjulang
Menguak kisah
Tumbangnya pepohonan dengan sia sia
Lenyapnya ocehan burung, dan
Derasnya air mengalir kala musim berganti

Wahai Langit, Laut, gunung dan hutan
Bersabarlah
Kami akan datang

Bangkalan 02 Maret 2015


Puisi Keadilan
Puisi kritik untuk negeri, Oleh: Penyair Kecil

Ini bukan sᥱnapan
Datangnya menghentak kadang mematikan
Bentar naik, bentar lagi naik
Kadang teramat mencekik

Tangan-tangan usil berjejer gurauan
Memadukan ritme-ritme yang sudah terencana
Bisukan keadaan yang mengancam kelaparan
Raga-raga diracun perlahan

Bising kabar berita
Dari nyata sampai membawa propaganda
Ilusi negeri, opini negeri sampai pelarian bahkan
kelaparan manusia
Salah siapa

Duduk melihat apa yang terlihat
Merasakan apa yang mereka rasakan
Ini bukan ironi bahasa
Sungguh nyata dalam sajak-sajak manusia
Tentang keadilan yang mengambang dalam wacana mata


Demikianlah kumpulan puisi tentang negeriku. Selanjutnya Puisi Negeriku. Simak/baca juga puisi puisi untuk negeri yang lain di blog ini.

Semoga puisi indonesia di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.