Skip to main content
Puisi Bencana Alam | Puisi Bait Lara Bencana

Puisi Bencana Alam | Puisi Bait Lara Bencana

Puisi bencana alam | Puisi bait lara bencana. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.

Bencana alam biasanya disebabkan oleh faktor alam dan/atau faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis bagi masyarakat.

Bencana sering identik dengan sesuatu hal yang buruk, atau keadaan yang sangat kurang enak.

Sehubungan dengan kata bencana puisi alam yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak adalah puisi bencana alam dengan judul bait lara bencana.

Puisi bencana alam yang dipublikasikan puisi dan kata bijak tentunya bercerita tentang bencana alam di indonesia yang sering terjadi, seperti bencana banjir dan lain lain. Akibat alam lingkungan sudah rusak, dari tangan tangan yang tidak bertanggung jawab.

Pungsi hutan sebagai resapan air berubah pungsi menjadi perkebunan, pun kalau langsung tumbuh pohon untuk menyimpan persedian air,

Terkadang malah setelah hutan habis di babat, di biarkan, lalu di bakar hingga menyebabkan kebakaran hutan yang meluas, pohon pun mati, hutan jadi gundul dan kering. Butuh proses bertahun tahun untuk kembali seperti semula.

Begitulah sekilas tentang benaca alam tema puisi bencana alam yang menghiasi halaman puisi dan kata bijak dikesempatan ini.


Puisi Bencana Alam

Puisi bait lara bencana di bawah ini, menceritakan tentang lara hati, dari setumpuk kejadian bencana alam, yang sering terjadi di indonesia, puisi ini mengingakant agar intopeksi diri akan bencana, berikut ini puisinya silahkan di simak saja.


PUISI BAIT LARA BENCANA
Karya: Ijoel Anderline

Berapa bait lagi harus kutulis
tentang bencana lingkungan
tentang lara jiwa menangis
menjerit memikul beban penderitan

Tanah masih basah
kelopak mata berkabut
ketika kabar singgah
hujan menjemput maut

Setumpuk bencana menjadi catatan
alam tak lagi bersahabat
dosa apa yang kita ciptakan
lalu alam murka, inikah pertanda kiamat

Mari mengeja dosadosa pada alam
bersujud pada Tuhan lalu berdoa
bencana datang adalah rahasia-alam
namun kita pun patut menjaga alam seisinya.

Anderline
Balikpapan 310816 15:26


DemikianlahPuisi bencana alam | puisi bait lara bencana. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisinya menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar