Skip to main content
Puisi Dilema  yang Sunyi | Puisi Kehidupan Sedih

Puisi Dilema yang Sunyi | Puisi Kehidupan Sedih

Puisi dan kata bijak. puisi dilema yang sunyi. Dilema merupakan keadaan atau situasi yang sulit mengharuskan seseorang menentukan suatu pilihan.

Dilema juga biasa diartikan pilihan diantara dua kemungkinan yang sama-sama tidak menyenangkan atau tidak menguntungkan diatas situasi yang sulit dan yang sangat membingungkan

Berkaitan dengan kata kata dilema, puisi dilema sunyi adalah kombinasi dari tiga puisi kehidupan sedih yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.

  1. Puisi batas pemikiran
  2. Puisi mengkaji sunyi
  3. Puisi bisik hati dilema

Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Rindu bagaikan sebuah penyakit waktu yang akan terus menggerogoti setiap detak jantung, Dimana sebuah keadaan akan dapat membunuh Dilema hati ini Mengenang waktu".


Puisi Kehidupan Sedih

Bagaimana kata kata kehidupan sedih karena dilema yang sunyi dalam bait bait puisi kehidupan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak, selengkapnya disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI BATAS PEMIKIRAN

Masih terlalu awal
Langkah ini berakhir
Di tepi kehidupan ke abadian

Bukan sekedar berbual
Hanya menyatakan tidak ingin
Karena kefanaan masih di belalai indah pengharapan

Hidup adalah ketamakan
Mati pun adalah ke egoisan
Karena hidup dan mati sesungguhnya kebenaran yang di takdirkan

Mengapa hidup(?)
Haruskah mati(?)
Begitu benak pertanyaan menyerukan ketidakpuasan

Akan hal-perihal
Akan hal-keadaan
Akan hal-ketetapan

Dimana sebuah keadaan akan dapat membunuh
Dimana sebuah waktu akan mampu menebas
Batang-batang kebenaran pemikiran
Hidup dalam kehidupan

Hony
Juli, 25-2016


PUISI MENG(K)AJI SUNYI

Dari sunyi .. aku berdiri
Dari hampa .. aku menata
Hari hangat yang dingin beku
Hari terang yang gelap dulu

Kutemukan segenggam harapan
Di atas hampar sajadah bercucuran
Aku memiliki(nya)
Jiwaku di miliki(nya)

Sejauh doa ku panjatkan untuknya
Dia.. dia.. dia..
Dia yang telah tiada
Dia yang mampu mengurai airmata

Sehingga basahlah kerinduan ini
Sehingga ku'basuhlah dua telapak tangan ini
Meminta ridho(nya)
Memohon ampun(nya)

Aku tau sunyi ini menuntutku
Namun kini aku sadar sunyi itu menuntunku
Pada(Nya) dalam diam yang sepi
Mengucap salam

Hony
Juli, 29-2016


PUISI BISIK HATI DILEMA

Dilema hati ini
Mengenang waktu lalu
Saat kau masih di sini
Bersamaku

Terlanjur sudah jauh
Hatiku entah kemana
Menghilang bagai pasir
Di lautan angin

Gelisah hati ini
Mengingat tentang kamu
Di sini rinduku mengakut
Menjadi seonggok penyakit

Lalu tak ku temukan
Hadirmu kembali, sirna
Tertelan musim berganti
Terbang di bawa burung di awang

Hony
Juli, 26-2016

Catatan hony

Adakah masa lalu kembali menegakan kebenaran(?)
Bukankah masa lalu terlalu ceroboh untuk menyalahkan(?)
Dimana sebenarnya hanya kembali meluruhkan masa depan
Yang lalu terbengkalai untuk menuju harapan
Rindu bagaikan sebuah penyakit waktu yang akan terus menggerogoti setiap detak jantung(nya)


Demikianlah puisi batas dilema sunyi. Simak saja terus karya karya Hony yang kami update di blog ini, jika anda menyukai karya karyanya, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar