--> Skip to main content
Puisi Seruan Hati

Puisi Seruan Hati

Puisi Seruan hati. Berbicara tentang hati dan perasaan terkadang atau bisikan kalbu, terkadang kata hati atau seruan hati tak sejalan dengan yang ada dihati sebgaimana pengertian seruan atau kata seruan adalah Untuk mengungkapkan suatu perasaan atau ekpresi, seperti kekaguman, kebahagiaan, kemarahan,  kesedihan, kebingungan, ketakutan, ataupun ekspresi lainnya, umumnya seruan biasa kita gunakan, Karena rasa berhubungan dengan sifat atau ekspresi diatas, maka kata seruan dibentuk dari kalimat statif.

Berkaitan dengan kata seruan hati, berikut ini puisi seruan hati berjudul seruan hai bun, salah satu penggalan baitnya. "Janji bulan, di kala merah lautan bergaun,Menyatakan, pahit malam janganlah kau telan,Di sini pada dangkal kenyataan". Selengkapnya dari bait ini disimak saja puisi bertema seruan hati berikut ini.

PUISI SERUAN HATI, HAI...BUN..!!!

Hai...bun
Masihkah kau jaga
Rahasia itu
Janji bulan, di kala merah lautan bergaun

Hai...bun
Ingatkah pesan itu
Dari dermaga yang senja
Menyatakan, pahit malam janganlah kau telan

Bisukah kini
Kau pun terdiam
Dimana celotehmu itu
Yang tajam seakan rajam

Heningmu membungkam
Sepertiga malam kuyakinkan
Bahwa cintamu tersimpan
Di sini pada dangkal kenyataan

Hai...bun
Waktu tak mengalah
Ketika kau bilang pasrah
Hilanglah semua..

Hai...bun
Detik tak mengutik
Asalkan dulu engkau balik
Hari tak akan mencekik

Hony
April, 05-2016


Demikianlah puisi seruan hati  simak/baca juga puisi yang lain diblog ini, Semoga puisi seruan hati di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar