Skip to main content

Puisi Selimut Penutup Dinginnya Malam

Puisi Selimut Penutup Dinginnya Malam
Puisi selimut penutup dinginnya malam. Pengertian Malam adalah ketika sesudah matahari terbenam sampai matahari terbit. Malam biasa juga didefinisikan suatu masa (ketika) di mana sebuah daerah sedang berada pada posisi yg tak berhadapan dengan matahari, dan menjadi gelap karena di belakangi matahari.

Puisi selimut penutup dinginnya malam, judul ini hanya kombinasi dari dua judul puisi di kesemptan ini, adapun masing  masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi selimut penutup jeda waktu
  2. Puisi dinginnya bunga malam
Bagaimana cerita dan makna di balik rangkaian bait bait kedua puisi tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI SELIMUT PENUTUP JEDA WAKTU

Kamu tau...?
Mimpi itu hanya sehelai selimut
Yang menghangatkan kedinginan
Atau pun menutupi keterbukaan

Hanya singgah seperjeda kian waktu
Lalu kembali di lontarkan ketika suhu telah naik di tubuh
Kehangatan akan membakar selayak panas
Ketika suhu terlalu tinggi, pun selimut mengeluh

Iya ..
Ibarat kekosongan yang sejenak terisi
Akan kepadatan lalu setelah terlalu penuh meluap mengeluh

Terlalu tinggi takut jatuh
Terlalu rendah riskan tak mampu
Jauh pemikiran berupaya saling menanggalkan
Kehidupan yang terlalu kuat, di cekal bak tak berargumentasi

Secelah peluang akan di hadapkan pada
Kedua sangsi yang tak terindahkan
Keharusan dari saling mengakui
Atau pada akhirnya jatuh di ketidak'pengertian

Sehelai baju yang utuh di hargai dengan nominal tinggi
Sehelai kain yang lusuh mungkin terinjak di bawah telapak kaki

Hidup.. adalah kehidupan
Yang tak akan memajukan (berhasil), ketika kita mematikan segala keinginan

Dalam hidup memang harus saling pengertian
Memberi dan menerima
Saling membalas ke penerimaan itulah kebaikan
Realita yang nyata di dalam ke seharian

Hony
April, 02-2016


PUISI DINGINNYA BUNGA MALAM

Malam hanyalah sepenggal cerita kelam
Dari bilik pondok ramai mendengkurkan suara
Para pemilik mata-mata yang buta

Hitam adalah seonggok cerita
Dari gerumbul kesunyian yang membusa
Menggelembungkan buih-buih pucat warna keterasingan

Sehingar peka yang tercampakan
Sehiruk dekap yang tak terelakan
Ramai yang diam seperti denting yang hening

Ramai-ramai suara diam memcengkeram
Cekik tertawa mimpi hilang perangai
Dalam sebuah melodi asing jengah gemulai

Bisik-bisik sunyi pun menjaring laba-laba
Dari keterikatan simpul dimensi kedua
Yang hadir merekatkan symphoni alam

Keindahan yang ramping di samping keletihan
Memangkas letupan-letupan membara
Yang hinggap ketika matahari bersarang di kepala

Lalui seteratai kisah malam
Mimpi-mimpi pun untaikan harapan
Dengan bunga harum di balik jeda dingin
Telusuri sekisah rencana di hari dalam kehidupan

Hony
April, 02-2016


Demikianlah puisi selimut penutup dinginnya malam baca juga puisi-puisi yang lain, karya dari Hany. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.