--> Skip to main content
[Puisi] Puisi Mentari Pagi | Puisi Menyambut Mentari Pagi

[Puisi] Puisi Mentari Pagi | Puisi Menyambut Mentari Pagi

Puisi menyambut mentari pagi. Mentari merupakan kata lain dari matahari pagi.. atau matahari yang terbit di pagi hari yang merupakan bagian dari waktu setelah malam. pagi merupakan awal dari waktu yang dilalui dan biasanya ditutup dengan waktu malam.

Dan berkaitan dengan puisi, puisi yang diupdate untuk kesempatan ini merupakan kumpulan puisi mentari pagi atau puisi pagi, yang mana umumnya puisi pagi atau puisi tentang pagi, tentunya menceritakan dengan berbagai hal yang dirangkai dengan kata pagi dan kata kata mentari pagi, begitu pun halnya dengan puisi menyambut mentari pagi, membahas tentang kata mentari dan kata pagi di rangkai dengan berbagai macam kata puisi sehingga menjadi puisi pagi yang indah dan menari.

Nah bagaimana cerita puisi mentari pagi, untuk lebih jelasnya disimak saja kumpulan puisi tentang mentari pagi berikut ini.

PUISI MENYAMBUT MENTARI PAGI
by : Hari Untoro Dradjat.

Jiba insan yang lemah.
Terikat cengkeraman dunia.
Berusaha lepas dari tangisan.
Melepas derita kesedihan.

Jiba dihantam keras.
Pukulan kencang kekecewaan.
Hantaman di dasar jiwa.
Menyadarkan akan makna sesungguhnya.

Jiba bangun tersentak.
Dalam remang remang malam.
Kepalanya tertunduk kosong.
Hati berisi renungan malam.

Di balik tempat murka.
Masih ada secercah cahaya.
Di balik kesedihan ada bahagia.
Samar-samar tampak cerah sinarNya.

Jiba terbangun.
Di pagi nan cerah.
Mentari tersenyum.
Menyapa ratna mutu manikam.

Jiba bersyukur pada semesta.
Jagad raya beserta segala isinya.
Belas kasih menggendap di dasar jiwa.
Sadar akan kebesaran Yang Maha Kuasa.


Puisi Sapa Mentari

Mentari menyibak tirai jendela
Berbisik lembut menyapa
'Selamat pagi cinta'
Bangun; bukalah netra, tatap dunia

Hilangkah resah
Usah kau gelisah
Ingat! ada aku yang memapah
Karena engkau putri kecil kesayanganku


PUISI MENTARI PAGI

Habis terang terbitlah sang fajar,mentari menyinari bumi berikan aneka warna warni kehidupan.
Bangkit dari mimpi bersama sang mentari,mencari ridho illahi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Mencari berkah bersama mentari pagi,mengali potensi diri,berikan warna pada hidup ini.Mencari jati diri agar tau arti hidup ini.


Puisi Kuncup Bunga Layu

Dan sang mentari pun bersembunyi
Langit kembali mendung
Ada apakah gerangan?
Kecewa, luka atau hanya ingin sendiri

Mentari memilih diam
Ia pun pergi tanpa jejak
Sinar yang lalu mampu menghangatkan; kini berubah bak dinginnya salju
Kuncup bunga pun layu


Puisi Senyum Mentari
Oleh: Emy Rahayu

Pagi penuh berkah
Ku hiasi dengan senyum merekah
Ku awali dengan bacaan bismilah
Sebagai pencerah

Sinar mentari menerangi
Jelaga bumi pertiwi
Yang mana Tuhan beri
Sebagai penerang umat insani

Masih ku dekap penuh hangat
Masih ku mengucap puji syukur atas nikmat
Apa yang pernah kukecap
Selama pijakku masih merekat

Terima kasih Tuhan
Aku masih disini
Menikmati semua kebesaran Illahi
Puji syukurku yang tak terhingga ini
Ku lantunkan lewat pujian-pujian suci


Demikianlah puisi menyambut mentari pagi. Simak/baca juga puisi puisi pagi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya, bila menurut anda menarik... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar