Skip to main content

PUISI AZAB TAK DI PEDULI

PUISI AZAB TAK DI PEDULI
Puisi azab tak di perduli. Pengertian Azab adalah siksaan yg di hadapi oleh manusia atau makhluk Tuhan lainnya, sebagai akibat dari kesalahan yg pernah ataupun yang sedang dilakukan, menurut dalam filsafat Islam.

Azab merupakan siksaan yang menimpa insan manusia sebagai dampak dari kesalahan yg pernah ataupun sedang dilakukan karena larangan Tuhan. tak di hiraukan. atau tak diperdulikan.

Berdasarkan ajaran Islam, azab dunia umumnya terjadi dengan adanya beberapa mukjizat yg sudah disampaikan oleh para nabi serta rasul, sehingga para umat menyangkal semua mukjizat itu.

Dari beberapa definisi diatas menyimpulkan bahwa Azab merupakan suatu peringatan akan kemurkaan Allah pada makhluknya (manusia) yg sudah melanggar perintah dan ketentuan-Nya yaitu perbuatan yg dilarang oleh Allah. sebagai balasannya di berikan teguran berupa bencana alam, kelaparan, kekeringan dan lain-lain sebgainya.

Berkaitan dengan kosakata Azab, di bawah ini puisi berjudul azab tak di perduli, bagaiman makna dan cerita puisinya, Silahkan di simak saja beriku ini.

PUISI AZAB TAK DI PEDULI
Oleh :siamir marulafau

sepertinya dunia meraung
jasad tak terkubur
nʌfsu membara
tenaga bagaikan nuklir
belut kasih terurai
akan membias di tanah s 0 d o m
makhluk Tuhan tak punya nyali
ingkar dalam ayat
Tuhan geleng kepala
insan tak berbudi
tak bermorʌl
nʌfsu bagaikan harimau
kelaparan
menerkam
kenikmatan makin segar
tak terkendali
azab tak perduli
Jika Tuhan mulai bosan
dunia bergulir
tertimpa bala sampai ujug dunia
mau ke mana?
manusia bᥱjat bernafsu
bagaikan badak menerkam
nafsʋnya bagai api
menjilʌt, hangus
azab tak perduli
hujan batu menyanyi
akan kutimpa dikau
terhempas ...
terkapar di tanah gersang
langit menjadi saksi
musnahlah dikau di muka bumi
L-G-B-T bara api
menyala di pelosok-pelosok tanah air

sm/05/02/2016@siamir

Demikianlah puisi Azab tak di perduli. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.