Skip to main content

Puisi Saat Iman Ternoda

Puisi Saat Iman Ternoda
Puisi saat iman ternoda. Iman berarti membenarkan (mempercayai) kepada Allah serta membenarkan kepada para orang yang beriman. Iman itu ditujukan kepada Allah, kitab kitab dan Rasul. dan Iman ada dua jenis, yaitu Iman Hak dan Iman Batil.

Definisi Iman berdasarkan hadist adalah tambatan hati yg diucapkan serta dilakukan merupakan satu kesatuan. Iman mempunyai prinsip dasar segala isi hati, ucapan serta perbuatan sama dalam satu keyakinan, maka orang-orang beriman adalah mereka yg di dalam hatinya, disetiap ucapannya serta segala tindakanya sama, maka orang beriman bisa pula disebut dengan orang yg jujur atau orang yang memiliki prinsip. Atau juga pandangan dan perilaku hidup.

Saat iman ternoda judul dari  salah satu puisi yang diupdate dikesempatan ini, bagaimana puisi, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini.


Puisi Saat Iman Ternoda

Dan... dikala iman mulai goyah
Seperti ketika angin menghempas dedunan kering
Dia akan jatuh perlahan- lahan menyentuh tanah
Hingga terkulai hancur menjadi sampah

Akan tenggelam dalam duninya
Berbaur dengan cacing cacing tanah
Bersanding Bau busuk yang sejiwa dengannya
Tak akan memperdulikan lagi dirinya lusuh

Kumal hidupnya bukan lagi alasan
Dunia baru akan di nikmatinya
Dalam dunia noda layaknya sampah berserakan
Tak akan perduli yang ada di sekitarnya

Anderline
BLPN 010116


PUISI LISAN BERDURI
Karya: Clarissa Putry Aprilya

Bagai tertikam duri sembilu
Menusuk di relung kalbu
Mencabik jantung perih membiru
Laksana belati menancap di dadaku

Kekatamu menyayat hati
Itu fitnah tiada engkau sadari
Bicara lantang lidah berduri
Kebencian mengalir di pembuluh nadi

Jaga lisan teguhkan iman
Raga ternoda hanya karena perkataan
Sucikan diri bersihkan jiwa
Hawa napsumu sedang bertahta

Marilah kita saling mengkaji
Buang prasangka dalam hati
Tanamkan kejujuran sangat tepuji
Eratkan tali persaudaraan sesama insani

Demikianlah puisi saat iman ternoda. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi religi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.