Skip to main content

Puisi Tentang Egois

Puisi Tentang Egois

Puisi tentang egois. Sifat egois merupakan sifat alami manusia yang terkadang tak bisa di kontrol sehingga keegoisan menjadi jadi dalam diri yang kadang dibenci orang lain karena mementingkan diri sendiri.

Sebagaimana pengertian egois adalah sikap mementingkan dirinya di atas kepentingan orang lain. Dan pada dasarnya sikap egois atau orang yang egois mempunyai sifat yang serakah walau tak selalu nampak bahwa dia serakah.

Orang yang egois sebetulnya menyimpan ketakutan dan kekhawatiran akan kehilangan yang menjadi miliknya atau haknya, dan yang nama serakah berarti selalu ingin yang lebih, tanpa memandang atau melihat orang di sekitarnya, yang mungkin saja kekurangan.

Berkaitan dengan kata tentang egois, puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak adalah puisi tentang egois, adapun masing masing judul puisinya antara lain.

  1. Puisi egois
  2. Puisi aku memang egois, kenapa
  3. Puisi mencari

Tiga judul puisi egois yang bisa dijadikan sebagai contoh puisi egois cinta dan puisi yang berkaitan dengan kata kata egois


Tiga puisi tentang keegoisan

Bagaimana kata kata egois serta cerita dan makna dibalik rangkaian bait bait dari dua puisi egois, untuk selengkapnya dan lebih jelasnya, silahkan disimak saja puisi tentang egois berikut ini.


Puisi Egois
Oleh: Ulianisa Apriliani

Jangan lahirkan
Cikal bakal
Amarah
Darah yang mendidih
Gelora
Berapi-api
Kamu adalah kamu
Aku adalah aku
Jemu
Kepala batu

Kulum
Ego yang ranum
Lebur iklim
Musnahkan
Kesumat dendam
Cadas nafsu
Merajam kalbu
Diam
Katubkan lisan
Sanubari
Mengeja puji


Puisi Aku Memang Egois, Kenapa
Karya : Ki Slamet 42

Hati ini terasa geram saat menatap wajah kelam
Nampak kosong melompong seperti saat malam
Gelap gulita tiada bulan bintang ucapkan salam
Nampaklah wajahmu itu semakin kusam masam
Yang buatku seperti makan nasi tak bergaram

Aku tak tahu ada soal apa sikapmu jadi begitu
Padahal segalanya telah kuserahkan kepadamu
Harta nan berlimpah pun berlian mutiara biru
Satu-satunya mustika pusaka waris dari ibuku
Yang bisa belenggu segala macam hasrat kalbu

Jikalau kau masih teruslah bersikap seperti itu
Tak maulah berterus terang apa yang kau mau
Maka aku tiadalah mau bersapa lagi kepadamu
Semua kuanggap selesai tak mau lagi bertumpu
Bergantung kepadamu yang amat pencemburu

Sedari dahulu kau tahu aku pecinta keindahan
Karakter dan sifatku terkadang suka berlebihan
Amat sangat cintai keindahan apalagi perempuan
Yang bahenol kata orang Betawi bilang ucapkan
Jadi tak usah dipikirkan terimalah saja keadaan

Bumi Pangarakan, Bogor
Rabu, 30 Desember 2015 – 09:09 WIB


Puisi Mencari
Red Apple

tetap ku tak bisa pahami
kisah yang berjalan dan bergerak
tenang dalam keheningan
menuju sifat kemisteriusanmu

egois memang diriku
yang terkadang marah melihatnya
hanya karena sebuah keingin tahuan
yang memutar dalam kepribadianmu

dan semua itu kulakukan
hanya untuk membenarkan
apa yang menjadi bukti
disetiap khayal-khayalku


Demikianlah puisi tentang egois. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi egois di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah...

Sampai jumpa di artikel puisi keegoisan selanjutnya, tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.