Skip to main content

Puisi Rindu Dan Puisi Dendam

Puisi Rindu Dan Puisi Dendam
Puisi rindu dendam Pengertian dendam adalah keinginan keras untuk membalas karena perasaan marah ataupun benci, dendam merupakan perilaku yang tercela. dendam ini biasanya terjadi apabila orang lain berbuat suatu kesalahan kepada seseorang, maka di dalam hatinya mempunyai keinginan untuk membalasnya.

Dendam merupakan prilaku kesal yang biasanya berhububungan dengan amarah, dan kedua prilaku ini adalah perbuatan yang tercela, sehingga harus berusaha untuk menghidarinya, bukankah prilaku seperti ini merupakan tabiat tak sabar.

Ciri ciri dendam umumnya sesorang tak dapat mengintrol diri orang tersebut suka marah, tiadak siap di krtik,seorang pendendam ketika melihat orang lain gagal dia akan senang, dan ketika orang lain sukses dan dirinya gagal, berusaha menggalkan orang, lain inilah ciri ciri dendan, sifat atau prilaku tercela, cara menghindari dendam adalalah dengan selalu sabardan ihklas menerima apa yang di gariskan Tuhan serat selalu membuka pintu maaf. dampak negati dendam adalah merugikan diri sendiri.

Puisi Dendam Dan Puisi rindu

Berkiatan dengan tentang kata dendam dan kata rindu, di bawah ini dua puisi tentang dendam dan rindu, adapun masing masing judul puisinya, antara lain.
  • Puisi rindu dendam
  • Puisi dendam
Salah satu penggalan bait dari kedua puisi dendam tersebut. "Diujung langit kata kata dendam Menanti sendiri Setia namun dendam masih menyelimuti rindu Kasih Malam mu Selalu dalam kelam, Meski luka begitu menganga tersiram garam. Aku hanya bisa diam". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI RINDU DENDAM
Oleh : Ven de Hass

Rindu
Malam kelam
Hati ku sunyi
Dalam penantian hampa

Kau jauh di sana
Diujung langit Utara
Menanti sendiri
Setia

Kasih
Malam mu
Selalu dalam kelam
Rindu dendam tanpa akhir

Apakah aku sang Pungguk
Rindukan bulan purnama
Yang tiada
Terjangkau

Hanya
Nyanyian malam
Yang tiada kesudahan
Selama hayat dikandung badan

Kota Timah
14102015


Puisi Dendam
Nugy

Kan ku pinjam lolongan srigala
Kan ku robek malam dlm raungan
Membuncah..memekik.

Tiada peduli gigil burung hantu
Tiada peduli purnama yg ketakutan
Sembunyi di balik mega malam

Atau bintang yg tiba" menghilang dn memilih diam.
Kesakitan ini butuh pelampiasan.
Dendam yg tidak akan mungkin terbalas

Meski luka begitu menganga tersiram garam.
Aku hanya bisa diam dlm ratapan
Aku...terhempas..

Demikianlah puisi rindu dan puisi dendam. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.