Skip to main content

Puisi Kusapa Rindu yang Tak Pernah Bersatu

Puisi Kusapa Rindu yang Tak Pernah Bersatu
Puisi kusapa rindu yang tak pernah bersatu. rindu yang terkadang dirasakan terkadang membuat lelah jiwa, dalam meniti tak dir kehidupan ketika rindu yang dirasakan seorlah tak bisa bersatu dengan rindu yang dirasakan kekasih, dalam hal ini, kita begitu rindu namun kekasih biasa biasa saja. perkara seperti biasa cinta yag dijalan tak seirama.

Kusapa rindu yang tak pernah bersatu, satu dari beberapa puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi kusapa rindu yang tak pernah bersatu
  2. Puisi rasa yang tak pernah kualami
  3. Puisi kusapa mega
  4. Puisi sapaan
  5. Puisi sapamu
  6. Puisi apakah kembali bersatu
  7. Puisi sapa sekata
Salah satu penggalan bait dari ketujuh puisi tersebut. "Dengan sajak rindu untukmu melukiskan Rasa yang tak pernh kualami lukiskan senyummu dalam sepi aku menangis saat ini amat dalam dan perih. tertancap diujung ranting kering Di gundah yang menyunting resah, Ketika rindu melaknati sukma". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PUISI KUSAPA RINDU YANG TAK PERNAH BERSATU

Baru saja mataku terpaku
Menatap binar jemarinya merapuh kaku
Sajak-sajak rindunya melukiskan sapa pada awan hitam
Dari beranda kelam yang membentang di samudera cintaku
Sebatas langit dan bumi yang tak pernah berpagut.!

Jon, 25052015


SAJAK RINDU UNTUKMU
Oleh : Pena Usang Sang Penyair

Mengapa begitu cepat cakrawala memetik senja
Sedang rindu masihlah tereja
Aku takut, malamku menghujam
Kala awan menggumpal tua

Di gundah kabar sang hujan
Melaknati rindu yang menghantam

Aku kembali terhempas
Tak mampu mengeja setengahnya malam yang menghitam
Digigilnya dinding rasa

Sungguh, tujuh lapis gelombang berlari
Karena gerhana rindu akan menepi
Dan mengurai ombak

Aku masih kalut diseparuh malam
Saat bulan tertancap diujung ranting kering
Di gundah yang menyunting resah
Ketika rindu melaknati sukma

Ah, inilah puisi itu
Kala kueja dihadapmu
Puisi rindu yang tergores disecarik kertas kusam
Tak nampak pudar meski dimamah usia

Jakarta : 16-01-2015


PUISI RASA YANG TAK PERNAH AKU ALAMI
Oleh Niken Khalida Puteri

Tak apa jika senja berganti malam
Tak lama setelah itu
Sinar rembulan pun datang menghampiri
Namun sang bintang enggan menemani

Aku baik-baik saja
Ku hanya ingin sendiri
Hanya ingin habiskan rasa ini
Hanya ingin lukiskan senyummu dalam sepi

Tak apa jika ku menangis saat ini
Jika rinduku amat dalam dan perih
Ku ingin kau disini tepiskan sepiku

Ku hanya ingin kau mengerti
Ini yang ku rasa dan takkan ku ingkari
Ku hanya ingin sendiri
Diam,mengunci bibirku dan sendiri

Tak apa jika ku menangis saat ini
Untukmu yang kusayangi
Untuk kita,kau,aku dan kini
Untuk sebuah alasan yang tak pernah ku pahami

Jadi biarkan ku sendiri malam ini
Tak apa jika ku menangis karena ku masih punya hati
Tuk merasa,tuk meminta,tuk memberi
Tuk berharap dan untuk mencintai dirimu


PUISI KUSAPA MEGA
By : Kau Nafas Terindahku

Semilir bayu sepoi mendingin
Mengisyatkan datangnya musim dingin
Cuaca berubah seketika
Langit Maya terselubung mega

Di mana mentariku hari ini
Terasa sepi kian menemani
Hanya sanggup ku menatap
Menyimpan doa dan harap

Mentari sapalah oktober ku ini
Tetaplah sinari belahan bumi
Hangatkan hingga merambah sanubari
Cairkan kebekuan dan keegoan hati

Mentari ku peluk engkau setiap hari
Biarpun beradamu jauh dari bumi
Beradamu tetaplah di nanti
Kita bertemu dalam naungan llahi Robbi..


PUISI SAPAAN
oleh ;siamir marulafau

Senyummu terurai di sinar mentari
merangkai aksara puisi dengan lantunan indah permai
di pagi berembun menyapa lara
sungguh kutak membiarkan tugas tersendat di penantian

sepanjang senyummu tak akan hanyut dilanda duka asmara
meskipun sinar mentari membakar sekujur raga
lara membias sampai akhir zaman

sm/10/05/2015@siamir


PUISI SAPAMU

Lembutnya terpaan angin barat daya
Selembut lirih sapamu
Yang mampu mengoyak dedaunan ranum segar kembali
Laksana tetesan embun pagi yang memudar

Sejuk merasuk tulang belulang
Yang selalu terngiang dan terkenang
Manisnya ucapmu bagai madu lebah
Yang tak kan pernah lenyap dan punah

Oooh.....
Sapamu
Kuharap selalu
Jangan pernah jemu dimakan waktu
Yang selalu kurindu dalam lelapku


PUISI APAKAH BERSATU KEMBALI?
Oleh :siamir marulafau

kutak sanggup menatap daun daun
terjatuh di kala kumerenung dengan rindu
bertahun sudah tak kupetik daunmu

meskipun rantingnya tak melapuk dalam jiwaku
tapi sanubariku tak akan keropos sepanjang
hatimu tak berguguran di penantian

sungguh aromamu mengukir jiwaku dengan
ucapanmu di saat kita bersatu
sepertinya rindu akan dikau tak akan bersama
...dengan daun daun yang dikutip beberapa tahun lalu

sungguh dikau kembali kepangkuanku
di kala kududuk di sebuah taman
rasanya bayanganmu menjelma di atas daun
tapi sirna selalu...

tamaran matamu menggaet hasratku
meskipun angin spoi kuhirup, membuat jiwaku tak
tentram sepanjang waktu

sm/27/042015@siamir


PUISI SAPA SEKATA

Rindu ini masih menyeru
Tertuju engkau yang menjadi kekasihku
Rasakan lewat desir yang melambai
Bisik rindu yang selalu kutitip yang tak pernah lalai

Sambutlah dengan sapamu
Hiasi dengan sungging senyummu
Agar tak lagi menyesak dikalbu
Yang membuat sakit hingga keulu

Wahai engkau yang menjadi kekasihku
Datanglah aku menunggumu
Lepaskan rasa yang kian mendera
Dengan sapa walau cuma sekata

Lintang Kejora
28092015

Demikianlah puisi Puisi kusapa rindu yang tak pernah bersatu, baca juga puis puisi yang lain yang ada di blog ini, semoga puisi sapa rindu diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.