Skip to main content

Kumpulan Puisi Ibunda Tercinta dan Tersayang | Puisi Tentang Ibu yang Mengharukan

Kumpulan Puisi Ibunda Tercinta dan Tersayang | Puisi Tentang Ibu yang Mengharukan
Kumpulan puisi bunda tercinta. Pengorban seorang ibu pada anak-anaknya, tak perlu diragukan lagi karena sudah kita alami semua, maka kita harus selalu berterima kasih pada ibu. dan puisi ibu kali ini bertema puisi bunda tercinta. sebagaimana diketahui bunda adalah seorang wanita yang menjadi penopang keberhasilan anak. Anak yg berhasil dalam urusan, seperti urusan duniawi juga urusan tentang agamanya semua ini tidak lepas dari campur tangan seorang ibunda atau ibu tersayang, yang selalu kita sayang karena pengorabannya kepada kita sebagai anak.
Puisi Bunda

Begitu besar pengorbanan bunda kepada anaknya yang dia cintai. tidak terperikan jasa jasa seseorang bunda. sungguh tidak bisa akan dikira jika di hitungan dengan kata kata. Setetas asi-nya pun tidak dapat kita balas walau harta sekali pun sedunia kita miliki tak akan pernah bisa mengantikan pengorabannya kepada kita sebagai anak, maka sudah sanagt sepantasnya kita sebagai anak selalu berterima kasih kepada bunda.

Kumpulan puisi ibunda tercinta dan tersayang | Puisi Tentang Ibu yang Mengharukan

Berkaitan dengan kata bunda di bawah ini ada tujuh puisi tentang bunda, Salah satu penggalan baitnya. "Kaulah malaikat yang terlihat itu, Kau sembunyikan penderitaan, Dirahasia senyuman Rindu tangan rapuhmu Kerutmu adalah aku yang mencabik Mendulang keruh di titian hidup". Selangkapnya dari bait ini, silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


PUISI BUNDA

Untuk luka yg ku torehkan
Berkali-kali
Tetapi doamu selalu pasti

Untuk kesedihan yg berulang-ulang
Kau cukup merentang
Tangan rapuhmu
Mendekapku dlm bahasa kasih mu

Ibunda...
Hari ini aku rindu bu?
Rindu
Tangan rapuhmu membelai
Kepala dan tengkuk
Sambil berkata "Sudahlah Nduk"

Bunda..
Kaulah malaikat yg terlihat itu
Kau sembunyikan penderitaan
Dirahasia senyuman

Bunda ..
Aku akan selalu
Rindu tangan rapuhmu


Puisi UntukMu Bunda

Bunda...
Esok,mentari menerangi langkah mu yang tak kunjung berhenti
berjuang untuk berikan senyuman dalam kesucian

Bunda...
Tetap dekaplah aku dalam kehangatan
saat kau basuh kening ku dengan belaian kasih sayang

Bunda...
Kau relakan sesuap nasi meski tubuhmu melemah
untuk anak mu tersayang

Bunda...
Tiap malam tak henti kau lantunkan
Doa untuk keberhasialan anakmu tersayang


PUISI BUNDA

Semringah sinar surya
lengkap tebar hangat
Indah hijau gunung tatap lekat terpikat
Kulum senyum hambur sukur
Lusuh luntur resah hancur hati terhibur
Bebas bersemangat tak lagi aniaya

Segar udara merengsek lega dada
Ceria kutilang lainnya sautan berdendang
Doakupu seperti keadaan itu Bunda
Bunda, Budi baikmu takan lekang
Belum seberapa putrimu berbakti
Kau telah menghadap ILLAHI ROBBY
Terngiang petuah luhur
Jangan genggam tangan
Jangan pangku tangan
Rentangkan bantu ulur julur

Bu, aku rindu belaimu

RR23Desz2014


PUISI BUNDA

Senja yang mengenang diwajah petang
Sebaris kisah menggores, lelah takterkekang
Melarik sendu, melakar taktergʌmbar
Terbasuh senyum membias sabar berkabar

Bunda...
Kerutmu adalah aku yang mencabik
Mendulang keruh dititian hidup taktertarik
Sepi kau rengkuh di sepeninggal pujaan
Di pusara merah saga, nanarmu rebahkan beban

Bunda...
Lelahkah hatimu padaku yang pias?
Memikul beban, mengurai luka agar takberbekas
Tangis itu mengkisah di mendungmu
Menuai pilu atas satu keji kisah semu

Bunda...
Kita adalah gerimis yang dinukilkan
Melarung sebongkah lara dalam dendam
Sejenak, tersenyumlah Bunda...
Diharimu, peluk aku, mari bersenda.

YI, 24 /12 /14.


PUISI BUNDA

Bunda
Kau begitu tegar
Kau begitu sabar
Meski pilunya hati
Namun wajah kau hiasi dengan senyuman

Bunda,
Keluh mu tak kau hiraukan
Jeritan hati mu tiada yang mendengar
Sayatan hati kau abaikan
Kau sambut dengan kesabaran

Bunda,,
Kau begitu mulia
Kau lah malaikat bagi putra putri mu
Kau banggakan kami
Tanpa ada keluh kata

Bunda ,,
Jasa mu tiada ternilai harganya
Entah dengan apa putra putri mu membalas nya

Isak tangis mu dalam do'a
Mengharap Tuhan menjaga untuk semuanya

Ke khawatiran mu begitu terasa
Jika putra putri sedang lara
Ikatan bathin mu begitu dalam
Hingga kau pun ikut merasakan

Bunda,,
Syurga di bawah telapak kaki mu
Hingga kata ma'af selalu terbuka bagi putra putri mu,,

Dalam do'a ku panjat kan
Sujud syukur ku pada Tuhan
Memiliki bunda yang berhati mulia

Fatmah Nisah/subang
13/01/2015


Puisi Bunda

Tetesan embun yang membalut pada juntai ilalang pagi ini,
bukanlah embun yang sama seperti kemarin.
Juga lembayung..

Semerbaknya yang tumpah dilangit sore ini,
bukanlah lembayung yang sama seperti kemarin.

Tapi bagaimana malamku bund?
Bund.. Malamku selalu begitu senantiasa membawa rindu yang sama tiap malamnya.
Hingga air matamu pecah diatas batu dan puisi ku tumbuh sampai ke langit.


Puisi Bundaku

Tak kan ku biarkan air matamu mengalir
Belum seberapa yang bisa kulakukan untukmu

Saat hari ini kutatap dirimu
dalam damai tidur bersama buah hatiku
Malah bening ini yang mengalir
Puluhan tahun kau kuat menanggung beban hidup
mengarungi kerasnya tantangan kehidupan yang digariskan buat kita

Belum banyak yang bisa ku berikan padamu
Senyummu saat ini
belum tentu bisa juga meng0bati luka batin
Bersabarlah...
---------------

Demikinalah kumpulan puisi bunda tercinta, baca juga puisi ibu (bunda) yang lain yang ada di blog ini, semoga puisi tentang bunda diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.