--> Skip to main content
Puisi Tentang Indonesiaku Tanah Airku Negeri Tercinta

Puisi Tentang Indonesiaku Tanah Airku Negeri Tercinta

Puisi tentang indonesiaku tanah airku negeri tercinta. Berbicara tentang negara indonesia jika kita cinta indonesia, negeri yang indah pastilah kita akan menjaganya dengan tetap mencintai tanpa menodai dengan hal hal yang bertentang dengan aturan yang yang telah di tetap, sebab aturan aturan itu sudah melalui proses yang panjang. sehingga jika kita cinta tanah air tak akan membiarkan indonesia menangis dengan prilaku yang melanggar aturan.
Puisi Tentang Indonesiaku Tanah Airku Negeri Tercinta

Indonesia biasa juga di sebut ibu pertiwi sebagaimana pengertian pertiwi berdasarkan kamus bahasa indonesia pertiwi adalah bumi atau dewi yang menguasai bumi atau tanah tumpah darah biasa juga di sebut ibu pertiwi,Jadi ibu pertiwi adalah suatu  personifikasi nasional Indonesia, atau sebuah perwujudan tanah air Indonesia atau negara indonesia,

Puisi tentang indonesiaku, tanah air negeri tercinta, puis-puisi ini membahasa tentang apa semua yang terjadi didalam negeri indonesia, jadi puisi indonesia yang diupdate ini dapat di kata puisi yang mengkritik tentang hal hal yang terjadi di negeri indonesia tercinta.

Puisi krtitik sosial tentang indonesiaku tanah airku negeri tercinta 

Puisi indonesia kali ini bertema tentang indonesiaku tanah airku negeri tercinta, Rona Senja Diufuk Barat Negeri Pertiwi, salah satu judul dari enam puisi untuk negeri tercinta, adapun masing maisng judul puisinya, antara lain.
  1. Puisi Rona Senja Diufuk Barat Negeri Pertiwi
  2. Puisi anak bangsa indonesia
  3. Puisi pahlawan
  4. Puisi waris di meja bundar
  5. Puisi melawan ketimpangan negeri
  6. Puisi janjimu luntur oleh lembaran kertas
Salah satu penggalan bait dari keenam puisi untuk negeri tersebut, " Buram kini wajah negeri Kini kau hanya tertatih menapak jalan sunyiIndonesia adalah negara yg kaya.ragam adat istiadat dan budayanya. Harusnya kita sebagai penerus.Indonesia ragam adat istiadat dan budayanya. Harusnya kita sebagai penerus bangsa harus melestarikanya". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisi dengan tema puisi untuk negeri berikut ini.


Puisi Rona Senja Diufuk Barat Negeri Pertiwi

Terseok melangkah menapak jalan sepi
Gontai menatap tiada berseri
Sang durjana mencabik cabik ibu pertiwi

Kau hanya mampu berteriak apalagi ini
Tak cukupkah kau menghancurkan mimpi
Tak puaskah kau memperk0sa hak azasi

Buram kini wajah negeri
Kini kau hanya tertatih menapak jalan sunyi
Menatap rona senja di ufuk barat negeri pertiwi


Puisi Anak bangsa indonesia

Mengaku sebagai penerus bangsa.
Tetapi tdk pernah melaksanakan pancasila.
Mengatakan tumpah darah untuk indonesia.
Tetapi hanya bisa merusak harkat mʌrtabatnya.

Anak bangsa indonesia.
Tidak pernah mengenal Nark*ba.
Bahkan pantang baginya memakai nark*ba.
Karena itu merupakan musuh besar bangsa kita.

Indonesia adalah negara yg kaya.
Indonesia ragam adat istiadat dan budayanya.
Harusnya kita sebagai penerus bangsa harus melestarikanya.

Kita semua adalah cikal bakal penerus bangsa ini.
Jadikanlah bangsa kita ini.
Menjadi negara maju di dunia ini.
Dan jadikanlah moral bangsa kita mengedepankan hati nurani.


Puisi Pahlawan

Mengelegak darah dalam diri
Saat terdengar datang agresi
Luluh lantak menyelimuti

Genderang perang telah berbunyi
Meraung panggilan ibu pertiwi
Menerjang musuh di sana sini

Iklas berjuang tak harap balas budi
Inilah negeri kami
Walau darah membanjiri

Walau nyawa terengut dari tubuh kami
Tak sejengkal tanah rela kami beri
Merdeka atau mati


PUISI WARIS DI MEJA BUNDAR

Sedarah mengalir
Paradigma hilir ranah
Serapah tanah
Di langit pesisir
Leluhur resah mendᥱsah
Lumbung do'anya kosong
Oase secuil biji tasbih, lalai!

Tng,07052015


Puisi Melawan Ketimpangan Negeri
Penyair Kecil

Basi kau
Janji lagi dan janji lagi
Mau makan janji?
Sudah kenyang dan muak dengan gurau

Sekarang kau sudah duduk tenang
Berdasi tapi ngantuk lagi
Kerjamu tidur kenyang
Untuk apa aku memilih kerah putih tak suci

Baiklah aku akan berdiri
Menantang kekerdilan yang membusuk mati
Bau dan bau tiada ter0bati
Aku berdiri melawan ketimpangan negeri

Jakarta 17 Mei 2015.


Puisi Janjimu Luntur Oleh Lembaran Kertas
Penyair Kecil

Hay Tuan yang budiman, katanya
Kau terlihat tampan dan dermawan, katanya
Tapi kau tampak lesu, ragu atau isi dompetmu tak ada penunggu
Hay tuan, mengapa masih membungkam oleh tanyaku

Kau ini pintar bahkan teramat pintar
Sekarang kau di antara dua pilihan
Uang atau amanah yang kau janjikan
Jawab tuan yang pintar

Jakarta 17 Mei 2015

Demikianlah puisi tentang indonesiaku tanah airku negeri tercinta. Simak/baca juga puisi tentang indonesia yang lain di blog ini. Semoga puisi tentang negeri tercinta di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi atau suara anak negeri. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar