Skip to main content

Puisi Inikah Rasanya

Puisi Inikah Rasanya
Puisi inikah rasanya. Rasa adalah anugerah. rasa untuk setiap individu berbeda dengan ndividu yang lainnya punya rasa, ada yang banyak sedikit serta lemah kuatnya rasa di tentukan individu masing-masing. Bila rasa kuat, maka keinginan pun untuk memiliki sesutu hal pun kuat.

Puisi inikah rasanya, dapat di katakan telah merasakan sesutu anugerah dalam hal ini rasa karena rasa adalah anugerah dari sang maha pemberi rasa, berkaitan dengann rasa, di bawah ini puisi berjudul inikah rasanya, bagaimana puisinya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.


Puisi Inikah Rasanya
Oleh: Dansor Al Ruslan Anwar

Tubuh rentaku bersandar di dipan bambu
Netraku mulai merabun sejak dua puluh tahun lalu
Kulit keriputku sukses menghapus jejak kekarku
Kupaksa otakku mengingat masa itu, sebelum pikun merajaiku

Kuraba dada kiriku
Tepat di atas jantungku
Bekas luka mulai saru
Namun perih yang kurasa masih di situ

Masih terngiang suara ledakan menghancurkan barak
Banyak serdadu terserak
Berbalut darah mengerak
Samar kuingat, aku tertembak

Suasana kacau balau
Londo itu mengijakku
Meludahi mukaku
Terus memaksa mencari tahu

Pening kepala mendera
Pandangan mengabur kututup mata
Ah, mungkin aku ada di surga
Sekali ku terbangun, negeri ini sudah merdeka

Jaman menggerus waktu
Banyak ideologi memaksa jadi satu
Menunggangi budak budak nafsu, curangi aku
Melupakan sepotong nyawa manusia macam daku

Anak cucu dan buyutku jadi koban
Suara mereka tak pernah didengarkan
Hidup pun semakin jadi beban
Inikah keadilan?

Esok aku masuk peti
Membawa cerita mati
Berpisah sanak famili
Berharap sekelumit doa sebagai subsidi

Wahai keturunanku
Bangunlah dari mimpi indahmu
Sekelilingmu penuh api membiru
Dirikanlah dunia baru

Bukan begini yang dulu diinginkan para pendiri
Bukan mengabdi karena di beri
Bukan terus membeli karena disaji
Tapi memproduksi mutu anak negeri kualitas tinggi

Purworejo/14/12/14

Demikianlah puisi inikah rasanya. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.