Skip to main content
Kumpulan Puisi Hujan Paling Indah Dan Sangat Mempesona

Kumpulan Puisi Hujan Paling Indah Dan Sangat Mempesona

Kumpulan puisi hujan yang paling indah dan sangat mempesona. Berbagai macam puisi tentang hujan menghiasi halaman blog puisi dan kata bijak.

Semisal puisi hujan di sore hari, puisi hujan di malam hari, puisi hujan di pagi hari dan puisi tentang puisi hujan romantis dan berbagi macam puisi hujan dan rindu.

Dan kali ini puisi dan kata bijak mempublikasikan puisi tentang hujan dengan tema halaman puisi hujan paling indah dan sangat mempesona.

Hujan memang sering kali dijadikan sebagai judul puisi yang menceritakan tentang hujan, namun terkadang juga kata kata hujan dalam puisi hujan tak melulu menceritakan saat hujan turun atau tentang hujan deras.

Sebab terkadang kata kata hujan dalam puisi sering juga diartikan tentang suatu kesedihan jadi kata kata hujan diibaratkan sebagai air mata.

Tergantung dari penulis puisi merangkai kata kata sehingga menjadi sebuah puisi indah dengan kata hujan menarik dan mempesona untuk dibaca.

Apakah anda sedang mencari puisi hujan atau puisi tentang hujan yang indah, atau berbagai macam puisi yang menceritakan dan membahas tentang kata kata hujan.

Jika iya puisi yang dipublikasikan blog puisi dan kata bijak di kesempatan ini adalah puisi hujan, yang tentunya menceritakan tentang berbagai hal, jadi bukan hanya tentang hujan namun merangkai berbagai macam kata kata puisi yang berkaitan dengan kata hujan.

Dan adapun masing masing judul puisi dengan tema puisi hujan paling indah yang diterbitkan puisibijak.com diantaranya:

  1. Puisi hujan rintik
  2. Puisi berhenti sesaat
  3. Puisi sayuku wajah huja
  4. Puisi hujan februari
  5. Puisi karena rindu
  6. Puisi tiba-tiba hujan menjadi mantera
  7. Puisi hujan lagi
Tujuh koleksi puisi hujan yang bisa menjadi contoh puisi tentang hujan bagi anda yang sedang mencari puisi hujan, puisi tentang hujan ini dapat menjadi referensi untuk menulis puisi hujan atau kata kata hujan.


Kumpulan Puisi Hujan Paling Indah Dan Sangat Mempesona

Tentu kita tahu bahwa puisi hujan adalah rangkaian kata kata indah yang di rangkai dengan dengan berbagai macam kata puisi sehingga menyajikan bait-bait indah tentang hujan.

Nah Bagaimana cerita puisi dan maknanya, dalam bait bat puisi hujan yang dipublikasikan puisi dan kata bijak. selengkapnya disimak saja berikut ini puisi-puisinya


Puisi Hujan Rintik
Karya : Hanizar

Sederas air mata hujan turun
Gerimis memukau kaca mata jendela dunia
Lidah buaya mendekap sudah
Dinding hidup bermaya sudah

Celoteh burung sangat memukau
Menerima hujan ditengah hari
Alangkah indahnya malam ini
Semerdu suara percikan hujan rintik

Aku ngeri melihat di luar kaca
Sang pencipta menerima kodratnya
Memudahkan keindahan malam hari
Gemuruh suara hujan rintik memukau hati


Berhenti Sesaat
Oleh: Hanizar Nizar

Derasnya hujan tidak membuat hati ini tersentuh luka
Derasnya air mata tidak membuat dentuman jantung berhenti
Derasnya dalam pikiran membuat kebutuhan menjadi derai
Setahun sudah berlalu dan bertahun-tahun juga tidak membuai

Alangkah gesitnya buah hati tersentuh dalam goyangan asmara
Cinta tersentuh membuat suka semilir gerombol deras
Terbesit gelora semangat mencintai anugerah
Bersemedi di dalam kisah nyata sangat relevansi kuduk berbukit

Cinta... adakah gelora masih di usia renta termodis sayang
Cinta... termuatkah hati ini semacam garis rindu
Aku sayang kepadamu wahai gelora garis persoalan
Semakin jauh hatiku untukmu....

SAYUKU WAJAH HUJAN
Oleh: Yunie Aiunie

Gerimis rintik membasuh lirih
Menghunjam, pilu sekujurnya merintih
Gemuruh pias pijar membelah sunyi
Menyayat petang serupa deruan mati

Gerimis bersenandung resah, dalam rintik ia berbisik padanya yang petir
Tentang rindu menebar relung candu getar getir
Mungkin dentum kilat adalah wujud jerit ronta sendu yang isak
Amarah tak lagi mampu terpendam, degup tamak menyiyir

Daundaun kuyup, terhempas ....
Terseok ... pepohonan ranggas nan tunggak
Begitukah? amukkan rindunya hujan
Terhunus butiran gigil peraduan

Aku tersuruk kecam temali kasih akanmu, Tuan
Dalam geta harap beradu tatap, kini hilang bersama terik yang menumpas hujan
Mengoyak lembab gerimis
Layaknya sebuah uji, sampai pada tetes masa tak teracuhkan
Aku bersimpuh dalam tangkup jemari, membiarkan tetes linang membanjir, mengenang dekap
Dalam isak, aku meminta kembalikan!!!
Wajah hujan yang rinai, Tuan


Puisi Hujan februari
Oleh: Faisal h

Langit gemuruh
Kilat putih berakar
Rintik diatap
Deras bedercik

Angin menghempas
Rumah sang petani
Katak berirama
Pekarangan berkubang

Hening malam
Lintang tenggelam
Sunyi menyapa
Hujan terus melanda


KARENA RINDU
Oleh: Oss Arisandi Manopo

Adalah kau
Yang aku letakan sepasang resah di lingkar bola mataku
Bayang-bayang remangmu menjajah di kepalaku
Dan segumpal khayal kecil berdenyut lirih, karena rindu

Adalah kau
Yang aku perbincangkan dengan hujan di sudut malam, karena rindu
Tak terbantahkan, hampa pun melumuri waktu yang kurentangkan
Dan sunyi ini masih tentangmu


TIBA-TIBA HUJAN MENJADI MANTERA
Oleh: Gading Kuning

Hujan deras turun setelah panas sepekan
Debu hilang
Dedaunan kusam kembali cemerlang
Wajahku dan wajahmu menyala oleh percikan air dari awan
Senyumku dan senyummu mentelaga usai menempuh padang gersang

Sang pendaki terpesona oleh cuaca berpihak yang tiba-tiba
Hujan menjadi mantera
Dinding sihir terbuka
Gemericik air awan adalah cinta yang mendermaga
Bau tanah basah adalah rindu yang terpelihara

Keajaiban itu ada
Aku percaya

Gading Kuning
Sentul Selatan 5 Mei 2018

PUISI HUJAN LAGI
Karya: Satria Panji Elfalah

Hujan lagi
Seolah menggoda jemari
Untuk kembali bersajak
Di antara rinainya yang semarak

Senja telah lindap ditelan malam
Di haribaan lentera yang temaram
Bersama bulir-bulir air
Jemari menari di atas tuts-tuts aksara yang mengalir

Bercengkrama bersama igauan-igauan kesunyian
Jutaan, bahkan miliaran tetes menyaru dalam angan
Sunyi memeluk mesra, menyetʋbuhi kalbu
Berirama senada dalam denyut yang menggebu

Ame, salah satu namamu
Keniscayaan yang dihibahkan oleh langit kelabu
Lluvia, salah satu namamu, juga
Oasis jiwa penumpas dahaga

Entah sampai kapan
Aku akan bersajak tentangmu, Regen
Mampukah aku menyatu dalam tiap melodimu?
Untuk menuliskan simfoni-simfoni tentangmu

Malam ini, cukup sampai di sini
Berharap besok engkau 'kan menepi
Kembali menemani malamku
Bersama igauan-igauanku

Bandung, 8 Maret 2018

*Catatan:
Ame: Hujan (Bahasa Jepang)
Lluvia: Hujan (Bahasa Spanyol)
Regen: Hujan (Bahasa Jerman)
Oasis: Oase/mata air di tengah gurun pasir (Bahasa Inggris)


Demikianlah kumpulan puisi hujan paling indah dan sangat mempesona, baca juga puisi tentang hujan atau kata kata hujan yang ada di blog ini semoga ketujuh puisi tentang hujan diatsa dapat menghibur da bermanfaat, sampai jumpa pada tema puisi indah dan puisi menarik selanjutnya tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi-puisi yang kami update, terima kasih sudah berkunjung.

Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.
Buka Komentar
Tutup Komentar