Skip to main content

Puisi Duhai Buah Hatiku

Puisi Duhai Buah Hatiku
Kumpulan Puisi buah hatiku. Kata buah hati merupakan istilah dari anak hasil pernikahan dari dua orang yg saling mengasihi serta mencintai, buah hati adalah dambaan bagi semua pasanag suami istri, terkadang pasanag suami istri berfikir tak memiliki anak merupakan neraka sepi yangtak berujung. karena kebahagian suami istri apabila telah di karunia anak. namun terkadang  juga memiliki anak bagai neraka juga apabila anak sukar dikendaliakan.

Paptah mengatakan anakmu merupakan fitnah serta musuh bagimu, apabila tak becus mengurusi anak, maka dalam hal ini sanagt di perlukan untuk mendidik anak agar menjadi anak yang berbakti pada kedua orang tua.

Dalam kehidupan nyata begitu banyak anak yg menjerumuskan orang tuanya ke neraka, karena kurang didikan dari kedua orang tuanya, namun juga tak dapat di pungkiri ada juga anak  yg menjadi pengantar ke surga bagi kedua orang tuanya dan ini lah yang biasa di sebuat anak sholeh.

Kumpulan Puisi Buah hatiku

Berkaitan dengan kata tentang buah hati di bawah ini puisi bertema buah  hati dan yang satunya merupakan puisi tentang buah,  adapaun masng masing judulnya antara lain.
  • Puisi duhai buah hatiku
  • Puisi Untukmu buah hatiku
  • Puisi buah hatiku
  • Puisi benih dan buah
Salah satu penggalan bait dari kedua puisinya tersebut. "Semat ajarku dalam sanubarimu Kemas senyumku dalam tatap duniamu Bingkai tangisku dalam ketabahanmu dekap erat restuku dalam liku hidupmu". Selenkapnya dari bait ini, di simak saja puisinya di bawah ini.

PUISI DUHAI BUAH HATIKU

Pancaroba semusim ini dᥱwasakan hatimu
Mungkin goyah luruhkan pijakmu
Tapi tidak rindumu
Pada lentik jari memanja
Pada timangtimang lelapkan tidurmu
Pada tutur kata menyejuk kalbu
Pada senyum damaikan laramu
Pada nasehat yang mendᥱwasakanmu
Pada doa yang baluri sekujur tubuhmu
Pada keramat restu mudahkan langkahmu

Kecup terakhirmu ikhlaskan pergiku
Lelapkan tidur panjangku di pembaringan sepi
Taburi tidurku dengan limpahcurah do'amu
Bukan tangisan yang mengusik lelapku
Cukup sebujur kakuku penyaksi baktimu

Titip amarahku dalam lancangmu
Semat ajarku dalam sanubarimu
Kemas senyumku dalam tatap duniamu
Bingkai tangisku dalam ketabahanmu
Dekap erat restuku dalam liku hidupmu
_________
Dalam sepi kumenunggu
Hingga tiba masanya anakanakku
Kembali hadir dalam peluk eratku

Pembaringan sunyi, 220315


PUISI BUAH HATIKU
Oleh: Bhara Zahra Dyana

terlelaplah nak..
Saat senjamu tenggelam dan hilang..
Ditelan dan di tikam oleh malam..
Sang raja cekam dalam kesunyian..

Dan saat fajarmu datang..
Mendekap dengan penuh sayang..
Memelukmu dengan penuh kehangatan..
Terjagalah bersiap untuk kenyataan..

Nak,,kelak kau kan dewʌsa..
Tinggalkan kanak menuju saat remaja..
Berjuang dalam sosok dewʌsa..
Gantikan kami yang terus menua..

Nak,,jangan kau menangis histeris..
Hadapi hidup yang sadis..
Kenyataan tak kan selalu manis..

Nak,,jangan kau tertawa lepas terbahak..
Lihat yang kau punya batil atau kah hak..
Jangan kau bahagiakan dirimu sepihak..

Tanamlah apa yang kami pesankan..
Untuk bekal mu di masa mendatang..
Do'a tulus selalu kami sertakan..
Untukmu agar tak tersesat di masa depan..


PUISI UNTUKMU BUAH HATIKU
By: Husain Ismail

Senyumlah hai anakku
cobalah, walau itu sulit buatmu
sejenak lupakan deritamu
disisimu ku hangatkan hatimu

Katakan padaku tentang apa yang kau rasa
yakinlah Tuhan berikan yang terbaik untuk kita
maafkanku yang tak bisa selalu didekatmu
hari ini ku temani kamu nikmati waktu

Aku titipkan harapanku di hidupmu
cepatlah sembuh dan kembali ceria
kaulah permata paling berharga dalam hidupku
ku tunggu senyummu, bak ku nanti terbit mentari pagiku


PUISI BENIH DAN BUAH

kini aku bernafas lega
sejuk udara mengelilingi tubuhku
keindahan dunia nampak didepan mata
yang selama ini membendungku

awan hitam yang selalu mengelilingiku
kini tersingkir oleh bias cahaya
rantai yang selalu melingkariku
kini terbuka oleh sebuah kunci cinta

aku yang selama ini menjadi tawanan cintamu
terkendali oleh remot keegoan
kini aku mulai menyadari pᥱrmainanmu
berkat bantuan seorang pemuda demawan

kaupun kelabakan melihat aku berubah
takut kehilangan namun kau tutupi
kecemburuan sangat nampak di wajah
sungguh,,inilah yang aku ingini

ochi koes
07052015
---------

Demikianlah kumpulan puisi buah hatiku. Baca juga puisi ibu dan ayah yang lain yang ada di blog ini, semoga buah hati diata dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.
Supaya mudah mengakses Puisi Dan Kata Bijak di smartphone, klik ikon 3 titikdi browser Chrome kemudian pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya bisa mengakses Puisi Dan Kata Bijak dari layar utama smartphone dengan klik ikon Puisi Dan Kata Bijak.